
Perut Merry mulai kelihatan membesar. Mood untuk tidur masih mendominasi karena kantuk yang sering tak tertahankan. Kalau lagi di kantor, ngantuk ini masih bisa di atasi, tapi ketika sampai di rumah, kantuk menyerang lagi. Biasanya saya dan Merry selalu menyempatkan diri berbincang-bincang dari hati-ke hati menjelang tidur. Akhir-akhir ini, kebiasaan ini mulai sedikit berubah. Ketika pembicaraan baru di mulai, Merry sudah siap menuju pulau mimpi,..... zzzzzzzz.... Kadang saya hanya memandanginya dengan perasaan takjub. Takjub melihat sesosok paling indah dalam hidup saya, karunia Tuhan yang terbesar dalam hidup saya. Tuhan mengasihi saya dan memberi seorang yang lengkap; hatinya yang cantik dan peduli kepada orang lain, wajahnya yang indah menarik hati banyak orang termasuk anak-anak. Bagi saya, semua yang ada di dalam dirinya lebih dari cukup untuk menyatakan betapa cantiknya Tuhan, Pencipta Merry dan kita semua. Terima kasih Tuhan, untuk Merry dan bayi dalam kandungannya. You are my everything..... I love you ....
Dalam cinta dan kekaguman terhadap Ciptaan Tuhan
Rudy dan Merry
No comments:
Post a Comment